Sabtu, 25 Februari 2017

Misteri Camping Desa Gambiran - Pagerwojo

PHTulungagung, Hai Mas Bro Sekalian, Telat Posting nih gegara jadwal padet gak ketulungan, Minggu lalu telah digelar Acara Fun Camp and Advemture didesa Gambiran - Pagerwojo - Tulungagung, Karena Acara yang spontanitas Hanya Beberapa aja yang ikut dalam Keseruan Acara Fun Camp and Adventure ini, Berangkat dari Wilayah kota dengan Kondisi Cuaca Gerimis Romantis "katanya" Kami Berangkat Melalui Jalan Utara atau Melewati Jalur TPA Segawe, yang bisa dibuktikan bahwa perjalanan menempuh jalur tersebut adalah Jalur Aspal Rusak, Mungkin Rusak Karena Jalan Tersebut Sering dilewati Oleh Truk Angkutan Sampah, Karena Dominasi Kendaraan adalah Truk Besar pengangkut Sampah dan Pembawa Hasil Susu ke WIlayah Kota, Karena daerah Pagerwojo ini terkenal dengan Hasil Susu dari Peternakanya.

Karena Kita Janjian dengan Bapak Fikri yang Kebetulan Pegawai Dinas Pariwisata kota Tulungagung, yang rencananya Beliau akan mengantar kita-kita menuju Lokasi untuk kita laksanakan Camping, yaitu di Kebun yang baru dipanen Ketua LMDH Desa Gambiran, dan untuk menuju kelokasi kita dihadapkan dengan Jalanan yang menantang, Turunan dan Tikungan yang sangat curam Melatih Skil kita dalam berkendara, tidak hanya turunan dan tikungan curam namun jalan disana masih sangat tergolong jalan makadam, aspal rusak dan banyak lubang sepanjang jalan, sangat seru dan memacu adrenalin ketika kita dihadapkan dengan kondisi cuaca yang gerimis dan berair yang pastinya sepanjang jalan adalah jalanan becek dan licin oleh tanah liat, bahkan ketika hujan lebat Jalan ini seperti sungai yang airnya mengalir, Sungguh sangat seru adventure kali ini, jalanan baru yang kita belum tahu rute dan tujuanya kita dilatih skil untuk berkendara dijalanan rusak dan licin.

Sesampai dilokasi kita tercengang dengan pemandangan sepanjang mata memandang, diatas bukit yang belum terlalu tinggi bisa melihat hamparan kebun yang ditanami sayur, ada wortel ada kubis dan kebun jagung dan kacang, sayang sekali sedikit kabut atau mendung menghalangi pemandangan, pertanda hujan akan turun, sempat berfikir akan Camping dengan Kondisi Hujan Lebat, terlihat dari mendungnya, dan pada saat itu kita hanya berbekal flashit lebar agar barang-barang kita tidak terkena air hujan,, Namun ba'da Magrib cuaca mendadak terang benderang oleh sinar bulan, karena kita masih baru menginjak lokasi ini kitapun ada perasaan sedikit takut, Karena Hawa Dingin yang tidak biasanya, dan kabutpun terasa dekat dengan kita, hawa misteri menyelimuti malam Camp diatas Bukit Desa Gambiran ini, Namun Beberapa saat kemudian rasa takutpun hilang ketika Teman-Teman dan Kelompok Sadar Wisata Desa Gambiran datang dengan teman-teman yang masih berusia anak-anak, rasa takutpun jadi hilang karena keberanian anak-anak ini yang ikut Camping dengan Kita.

Kedatangan Mereka Membawa Banyak Kayu dan Membawa Tenda untuk Berteduk kita, dan sangat heran sekali ketika kita berkenalan dan ngobrol bersama mereka, seperti tidak ada jarak atau sikap aneh kepada kita, layaknya kita sudah akrab dan sudah saling kenal, mereka akrab dengan kita sangat welcome sekali dengan kedatangan kita, meski kadang kita sendiri yang merasa asing ditengah mereka, hehehehe.....  Kita bersama-sama menyalakan api unggun dan mendirikan tenda untuk berteduh, karena meski terang benderang cahaya rembulan, embun sangat pekat seperti menusuk tulang, larut malam melihat anak-anak yang semangatnya tidak ada henti, mereka bergurau dengan temanya, merekapun baru terasa kalau perut mereka lapar, untung saja kita ada perbekalan, kita membawa sedikit mie instan sekedar untuk penghangat badan dan pengganjal perut.

Kitapun Memasak Bersama dan Memakan Bersama, Bahkan terlihat kerukunan kita saat makan semangkuk dimakan bersama, namun karena anak-anak ini sungguh sangat hyper aktif, dan kita sangat senang karena mereka meski masih anak-anak yang katanya masih sekolah dasar (SD) mereka sangat menghormati kita sebagai tamu, mereka berburu sayur untuk pelengkap mie, juga ada yang mencabut jagung dan ketela untuk dimakan dimalam hari ketika kita lapar lagi, sungguh membayangkan betapa nikmatnya hidup di desa ini, tercukupi dengan ladang yang sangat luas dan masyarakatnya yang sangat ramah, juga tidak kawak seperti yang sudah-sudah, Semakin Larut malam, Obrolan kamipun semakin sunyi ditemani hangatnya api unggun yang kita buat, Kita Banyak Ngobrol tentang Wawasan kedepan untuk Tingkat Sadar Wisata oleh teman-teman dideasa gambiran, Keasikan Ngobrol gak Tidak Sadar waktu sudah menunjukan Dini Hari, Pukul 03.30 Kita Beranjak Mengahiri Obrolan untuk beristirahat, karena rencananya Pagi kita akan kerja bhakti dengan Masyarakat Desa Gambiran untuk Membangun Jalan Menuju ke Air Terjun Parang Kikis yang letaknya harus melewati Kebun Warga dan Beberapa Alas (Hutan) yang masih jarang dilewati Oleh Orang.

Next ---> Air Terjun Parang Kikis - Desa Gambiran


Pantau terus Time Line Paguyuban Honda Tulungagung


Follow IG @ phtulungagung

Akun Official Kami : 
www.facebook.com/phtulungagung

Official Patner Kami :
www.facebook.com/motomideo
IG @motomideo #motomideo

0 comments: