• TEAM FUTSAL PHT

    Team Futsal Bina'an PHT ini berawal dari Hoby Berolahraga yang akhirnya diberikan wadah oleh PHT untuk Menyalurkan Bakat Mereka Untuk Bermain Sepak Bola/Futsal, Selain Bikers yang mempunyai Image Negatif dimata Masyarakat mereka menunjukan Bahwa Tidak Semua Bikers yang dipandang negatif, apalagi Bikers yang tergabung didalam PHTulungagung.

  • Rider Kartini Tulungagung

    Rider Kartini Tulungagung, Mengawali Perjalanan Paguyuban Honda Tulungagung berperan di area Wisata kota Tulungagung, Tidak Hanya Mengeksplore namun Rider Kartini Mengawali Peran Serta Penting di destinasi Wisata Kota Tulungagung, dan ditahun 2018 ini Rider Kartini Tulungagung akan berfokus mengangkat topik Kuliner Khas ditulungagung.

  • EKSPEDISI SEGORO KIDUL

    Ekspedisi Segoro Kidul Merupakan Project Baru ditahun 2018, untuk Menjelajah Pesisir Pantai Selatan Kota Tulungagung, Sebagai Pelengkap Rider Kartini yang kini Fokus kepada Kuliner Khas dan Wisata Tulungagung, Kini Kegiatan dari Divisi Safety Riding ini Berjalan dan ditargetkan Akhir Tahun 2019 akan Menjelajah 38 Pantai Selatan Kota Tulungagung.

  • EKSPEDISI HANTU

    Ekspedisi HANTU Merupakan Program Paguyuban Honda Tulungagung Melalui Honda Antik Tulungagung untuk Mengenalkan atau Mengeksplore Tempat Bersejarah atau Bangunan-Bangunan Peninggalan Kerajaan - Kerajaan yang pernah ada dan tinggal ditulungagung, Hal ini dilakukan agar semua bisa tahu Sejarah dan Budaya Kota Tulungagung

  • BIKERS MUSISI

    Bikers Musisi Merupakan Sekelompok Bikers yang mempunyai Hobby yang sama yaitu bermain musik, Perlu diketahui Bikers Musisi ini adalah Bentukan Paguyuban Honda Tulungagung, Melalui Divisi Kesenian, Kedepanya Divisi Kesenian ini akan Mengembangkan Kesenian lainya Seperti Tari dan Juga Lukis atau Gambar.

Saturday, June 19, 2021

Driver Mobil Travel Pelaku Kawin Kontrak Cianjur Menjerit

Ketiadaan turis Arab, yang bukan rahasia lagi kebanyakan adalah pelaku kawin kontrak, di Cianjur berimbas signifikan terhadap sopir mobil travel. Mereka menjerit karena tak ada lagi pelanggan.

Mereka yang mengantar para turis Arab itu berkeliling ke mana saja sesuai pesanan, mulai dari berbelanja sampai berlibur. Begini penuturan dia pada tim detikcom.

Salah satu yang menjadi sopir adalah Agus. Selain sopir, ia juga menjadi penghubung calo kawin kontrak, menghubungkan si turis dengan pengantin wanita hingga wali si pengantin sejak tahun 2013.

"Seharusnya, mulai dari April sama akhir tahun sudah banyak turis Arab ke sini. Tapi yang paling banyak di lebaran haji," kata Agus.

Biasanya, Agus bakal menjemput turis Arab itu dari Bandara Soekarno Hatta. Dia menggunakan mobil sewaan untuk operasional.

Tentu, sebelumnya ia telah berkoordinasi dengan para calo yang pernah bekerja menjadi TKI di Timur Tengah.

"Kami biasanya menggunakan Avanza atau APV. Jemput dari bandara dan langsung ke vila," Agus menjelaskan.

Ia menambahkan bahwa mobil-mobil yang digunakan untuk menjemput turis Arab ini adalah mobil sewaan yang biasanya telah disewa dari rental selama sebulan atau mingguan. Karena, harga yang ditawarkan akan lebih murah bila menyewa dalam waktu jangka panjang.

"Mereka tujuannya ada yang ke komplek vila Kota Bunga, Cipanas atau Bogor di Cisarua, Kampung Ciburial," ujar Agus

"Sebelum ke Indonesia mereka berhubungan langsung dengan calo. Ke Cipanas paling banyak. Mereka ngontak bekas sopir yang pernah bekerja di sana," dia menerangkan.

Agus menyebut harganya di kisaran Rp 170 ribu setiap kali melayani turis Arab itu. Harga itu untuk pembayaran satu hari pemakaian.

"Kalau rental biasanya bayar Rp 170 ribu di Cipanas. Itu harian," ujar Agus.

Driver mobil travel pelaku kawin kontrak kini menjerit. Mereka kini tak lagi punya pelanggan.

Kini, mereka kembali ke pekerjaan semula. Ada di antara mereka yang kembali menjadi sopir angkot dan lain sebagainya. Alasannya adalah ketiadaan turis Arab lagi.

"Di masa Covid-19 ini balik lagi pada bawa angkot. Bawa pikap sayuran. Angkot juga sepi karena nggak ada anak sekolah juga," ujar Agus.

Di artikel selanjutnya, kami membahas tentang suka duka menjadi sopir turis Arab di Cipanas. Ada pula cerita tentang kedermawanan para turis Arab itu.


SUMBER : DETIK.COM

Monday, June 14, 2021

PULUHAN MOTOR DIAMANKAN SATLANTAS TULUNGAGUNG, KARENA GUNAKAN KNALPOT BRONG

PHTulungagung News. Sedikitnya ada 22 sepeda motor berknalpot brong diamankan Satuan Lalu – Lintas Polres Tulungagung pada Sabtu (12/06/2021) kemarin malam.

Selain berknalpot brong motor yang diamankan juga meliputi motor yang sudah dimodifikasi namun tidak sesuai dengan standart.

Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP Muhammad Bayu Agustyan saat ditemui diruang kerjanya, Senin (14/06/2021) mengatakan puluhan kendaraan motor tersebut terjaring saat anggotanya melakukan patroli cipta kondisi malam hari
dalam rangka antisipasi balap liar, selain itu banyaknya anak – anak muda yang nongkrong dengan menggunakan kendaraan berknalpot brong. Diantaranya terdapat motor vixion, gl max, tiger dan jenis matic lainnya.

“Saat kita lakukan patroli, kita dapati sekelompok anak – anak muda tersebut sedang nongkrong diwilayah SPBU Ngantru dan setelah kita cek kendaraannya ternyata rata – rata berknalpot brong. Selain itu juga ada pelanggaran terkait modifikasi yang tidak sesuai dengan standart,” terang Kasat Lantas.

Langkah tersebut menurut Kasat Lantas juga merupakan respon dalam menanggapi keresahan masyarakat yang terganggu akibat bisingnya suara dari kendaraan bermotor yang berkenalpot brong. Sekaligus ini sebagai langkah mencegah terjadinya potensi kecelakaan lalu – lintas karena tak jarang mereka juga melakukan trek – trek an dijalan raya sehingga bisa membahayakan pengguna jalan yang lain.

“Hingga saat ini kendaraan yang terjaring masih kita amankan. Jika nanti sudah selesai sidang, pemilik bisa mengambil motornya namun dengan syarat harus mengganti knalpot brong dengan knalpot yang standart dan tentunya harus melengkapi kelengkapan lainnya termasuk kelengkapan surat – surat bukti kepemilikannya,” tambahnya.

Kasat Lantas juga menghimbau kepada masyarakat jika mengetahui adanya indikasi kegiatan anak anak muda yang nongkrong mau balap liar untuk segera melaporkan ke petugas.

“Kami himbau masyarakat jangan sungkan – sungkan melaporkannya ke kita atau bisa hubungi langsung melalui layanan contak 110 kita akan respon secara cepat,” tutup Kasat Lantas.


SUMBER INFORMASI : KONGKRIT.COM

Saturday, June 12, 2021

Motor Scoopy Gadis di Tulungagung Digondol Pria Pujaannya, Berawal Kenalan Lewat Dunia Maya

 PHTulungagung News. Berawal dari perkenalannya melalui jejaring sosial Tinder, UNA (26) gadis asal dusun Salam desa Notorejo kecamatan Gondang menjadi korban penipuan dan penggelapan. Pasalnya motor Honda Scoopy miliknya dibawa kabur oleh SA (35) alamat dusun Dawuhan kelurahan Pamotan kecamatan Dampit kabupaten Malang yang tak lain adalah pria yag baru dikenalnya melalui dunia maya tersebut.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Christian Kosasih melalui Paur Subbag Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Sasongko kepada media Kongkrit.com, Sabtu (12/06/2021) mengatakan, awal kejadian pada Minggu siang (06/06/2021) lalu, korban menjemput pelaku di terminal Gayatri Tulungagung dan selanjutnya korban mengajak pelaku kerumahnya untuk diperkenalkan kepada orang tua korban.
Setelah diperkenalkan dengan orang tua korban, kemudian pada sore harinya, korban bersama pelaku pergi keluar rumah dengan berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Scoopy milik korban.
Keduanya selanjutnya berkeliling jalan – jalan ke wilayah kota Tulungagung hingga malam.
Saat akan perjalanan pulang, tepatnya dijalan masuk wilayah kelurahan Kepatihan, pelaku menjalankan aksinya yaitu dengan berpura – pura akan menemui temannya sebentar, korban disuruh pelaku untuk menunggunya. Kemudian pelaku membawa sepeda motor milik korban, sedangkan korban ditinggalkan begitu saja.

“Hingga tiga jam lebih pelaku tidak kunjung kembali menjemput korban. Merasa ditipu, korban akhirnya bersama keluarganya melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polres Tulungagung,” terang Nenny.

Setelah menerima laporan korban, petugas Timsus Macan Agung Satreskrim Polres Tulungagung yang dipimpin Ipda Ziko Bintang langsung melakukan penyelidikan.
Selang berapa hari kemudian petugas berhasil mengetahui keberadaan pelaku. Berhubung lokasi pelaku berada di wilayah Malang, petugas Satreskrim Polres Tulungagung dengan dibantu petugas Unit Resmob Polres Malang akhirnya berhasil membekuk pelaku.

“Pelaku berhasil ditangkap dirumahnya Malang pada Rabu (09/06/2021) kemarin,” tambah Nenny.

Dari penangkapan pelaku, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Honda Scoopy, 1 buah HP milik korban, 1 buah HP milik pelaku, 1 dompet warna coklat, sebuah jaket ojol , uang tunai 450.000 dan sebuah celana jeans.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku bersama barang bukti selanjutnya dibawa ke Mapolres Tulungagung guna proses penyidikan lebih lanjut,” pungksnya.

Hingga saat ini pelaku masih menjalani penahanan di rutan Polres Tulungagung.
Pelaku bakal dijerat dengan pasal 372 dan 378 KUHP tentang tindak Penipuan dan Penggelapan.(soim)


SUMBER BERITA : KONGKRIT.COM

Friday, June 11, 2021

SYSTEM TILANG SEKARANG PAKAI POIN, SIM TERANCAM DICABUT IZINYA

PHTULUNGAGUNG NEWS. Berdasarkan Perpol Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM, kini pelanggaran lalu lintas dihitung dengan sistem poin. Dimana pemilik SIM yang telah mencapai batas maksimal poin akan mendapatkan hukuman pencabutan izin mengendarai kendaraan bermotor. Hal itu dilakukan untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas. Saat ini, Polres Kediri Kota masih menyempurnakan perangkat sistem tilang baru dan melakukan sosialisasi pada masyarakat.

 
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP ARPAN S.IK M.H M.Si saat ditemui Jurnalis Radio ANDIKA mengatakan, saat ini pihaknya masih dalam tahap mempersiapkan perangkat yang dibutuhkan untuk sistem tilang baru ini. Mekanismenya, SIM pelanggar akan ditandai dengan poin dan setiap terjadi pelanggaran, datanya akan direkam dalam database. Sanksi yang diberikan tergantung peningkatan jumlah poin.
 
Ada 18 poin yang terus berkurang jika pengandara melakukan pelanggaran. Sistem pengurangan poin terdapat tiga jenis yaitu 1 poin, 3 poin dan 5 poin. Masing-masing berdasarkan berat tidaknya sebuah pelanggaran. Jika sudah berkurang 12 poin maka pengendara akan diberikan sanksi pencabutan SIM untuk sementara. Namun, jika sampai batas maksimal yaitu 18 poin, SIM akan dicabut permanen dan pelanggar tidak bisa memperbaruinya lagi.

SUMBER : RADIO ANDIKA

YAMAHA NAMEX KEBAL TILANG DARI PAK POLISI

 PHTULUNGAGUNG NEWS. Belakangan ini Sepeda NMax sempat viral diberbagai media sosial. Sepeda yang kepala depannya menggunakan Yamaha NMax ini sudah menipu banyak netizen dan aksinya pun masih berlanjut.


Sepeda buatan Kepala Jenggot tersebut beraksi kembali dijalanan. Kali ini yang sepeda tersebut berhasil menipu beberapa polisi lalu lintas yang sedang bertugas.
Dalam video berdurasi 14 menit yang diunggah oleh akun YouTube Bapak Mustofa Kepala Jenggot ini viral. Pada awal video tersebut terlihat Kepala Jenggot sedang menggowes sepeda NMaxnya di dekat pos polisi dimana salah satu polisi sedang bertugas.
Mengira tidak menggunakan helm, polisi tersebut berusaha menghentikan sepeda yang depannya NMax itu. Namun, ketika berhenti sang polisi pun kaget melihat NMax yang dikira sepeda motor tenyata hanya sepeda. Tanpa basa basi, sang polisi pun langsung melepas sepeda itu.
Tidak sampai situ, prank tersebut juga berhasil menggocek beberapa polisi lalu lintas yang sedang bertugas. Menariknya, para polisi lalu lintas memberikan respon yang positif melihat hasil kreasi yang cukup unik ini.
Meskipun begitu, para polisi juga memberikan edukasi dan nasehat untuk lebih berhati-hati lagi dalam menggunakan sepeda yang disebut dengan Arogun.
Saat ini, video Bapak Mustofa Kepala Jenggot tersebut sudah dilihat oleh 1,4 juta penonton. Terlebih lagi, kolom komentar video tersebut dipenuhi dengan netizen yang terhibur dengan konten terbarunya ini.

SUMBER BERITA : KUMPARAN.COM

Tuesday, June 8, 2021

Touring Pakai Motor itu, Menyehatkan Badan loh Bro..!!

 PHTulungagung Update. Sebagian orang mungkin beranggapan, touring menggunakan sepeda motor merupakan kegiatan yang sia-sia. Tapi setelah melihat ulasan pada artikel manfaat touring pakai motor berikut, dijamin paradigma itu akan berubah.

Berikut adalah 5 manfaat touring pakai motor:

1. Mengurangi tingkat stress

Beberapa pakar kesehatan mengatakan, berlibur termasuk touring dengan menggunakan sepeda motor bisa mengurangi tingkat stress seseorang.

Secara tidak langsung, dengan melakukan perjalanan touring akan membuat pikiran dan tubuh yang terasa tegang menjadi lebih rileks. Penelitian juga mengungkapkan bahwa, melakukan perjalanan dengan motor dapat membuat seseorang lebih bahagia dan tingkat stres menurun.

Perasaan senang dan bahagia itu hadir karena dipicu oleh adrenalin dan juga hormon lainnya yang ada di dalam tubuh.

2. Emosi lebih stabil

Aktivitas keseharian tentunya sangat menguras pikiran dan tenaga. Sobat Bikers tentunya butuh sebuah ketenangan untuk menstabilkan emosi yang meluap akibat dari penatnya aktivitas harian tersebut.

Perjalanan touring dipercaya bisa membuat tingkat emosi seseorang menjadi lebih stabil. Dengan melihat pemandangan selama perjalanan atau di lokasi tujuan touring, tentunya membuat pikiran menjadi lebih tenang.

Beban rutinitas harian pun sejenak terlupakan. Dengan begitu, pikiran dalam otak akan sedikit lebih segar. Kondisi emosional yang lebih terjaga pastinya akan menimbulkan ketenangan batin. Oleh karena itu, berlibur dengan melakukan touring bisa dikatakan sangat perlu dilakukan oleh Sobat Bikers.

3. Menggali inspirasi

Ketika melakukan perjalanan touring, pastinya Sobat Bikers bakal melihat banyak hal yang mungkin jarang kalian lihat ketika berkativitas dalam keseharian.

Bisa jadi apa yang Sobat Bikers lihat selama dalam perjalanan bisa menjadi sumber inspirasi yang kalian butuhkan. Memang, untuk mendapatkan inspirasi membutuhkan banyak waktu dan bukan sesuatu yang mudah didapatkan. Sebuah inspirasi juga akan muncul pada saat pikiran sedang tenang. Inspirasi sangat berharga sehingga tidak ada salahnya untuk sering melakukan touring.

4. Kalori terbakar setiap jamnya.

Hasil sebuah penelitian mengatakan, melakukan perjalanan jarak jauh dengan menggunakan motor setara dengan melakukan jalan cepat yang dapat membakar kalori sekitar 200-300 kalori.

Ketika touring ke luar kota menggunakan kendaraan sepeda motor bisa membakar kalori mencapai 600 kalori. Bisa disimpulkan, bahwa dengan melakukan perjalanan touring juga membawa manfaat bagi kesehatan tubuh.

5. Mengenal tempat baru

Sejatinya ada banyak lokasi yang menyenangkan di Indonesia yang bisa Sobat Bikers kunjungi. Terlebih, beberapa lokasi wisata yang saat ini sedang hits.

Manfaatkan waktu libur Sobat Bikers dengan melakukan perjalanan touring, guna menjelajahi lokasi-lokasi yang belu pernah kalian kunjungi. Dokumentasikan perjalanan kalian, dan bagikan melalui sosial media Sobat Bikers.

Ceritakan pengalaman menari selama perjalanan kepada teman-teman lainnya. Sehingga, secara tidak langsung Sobat Bikers juga mempromosikan tempat wisata itu juga.

 

 

Monday, May 31, 2021

LARI DARI TANGGUNG JAWAB, KOMUNITAS SCOOPY MENDADAK MENGHILANG !!!

 PHTulungagung News. Satgas Penanganan Covid-19 Tulungagung memberikan sanksi denda 500 ribu kepada pengelola wisata Jurang Senggani dan salah satu dealer sepeda motor di Tulungagung atas digelarnya halalbihalal komunitas Scoopy 23 Mei lalu.

Anggota Penegakan Hukum Satgas Penanganan Covid-19 Tulungagung Artista Nindya Putra mengatakan pagi tadi pihaknya sudah memanggil pengelola wisata Jurang Senggani Kecamatan Sendang dan perwakilan salah satu dealer sepeda motor di Tulungagung terkait kegiatan halalbihalal yang digelar pada 23 Mei lalu yang ternyata tidak mengantongi izin dari satgas kabupaten.
Artista menjelaskan satgas memberikan sanksi kepada keduanya berupa denda sebesar 500 ribu rupiah sesuai aturan yang tertera dalam Perbup 57 Tahun 2020. Keduanya juga sudah membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Saat ini satgas masih menelusuri keberadaan komunitas Scoopy, karena setelah mendapat penjelasan dari pihak dealer, ternyata penyelenggara kegiatan halalbihalal itu dari komunitas Scoopy.
Sementara itu Supadi perwakilan pengelola wisata Jurang Senggani merasa dirugikan dengan kejadian ini. Supadi malah meminta pihak penyelenggara bertanggung jawab atas dampak yang diterima pengelola wisata. Karena menurutnya komunitas Scoopy sebagai penyelenggara kegiatan terkesan lepas tangan pasca kejadian ini. Kerugian pengelola wisata bertambah setelah penyelenggara tidak memenuhi janjinya untuk menyetorkan uang tiket masuk dan parkir kendaraan secara penuh.

SUMBER INFO : RADIO PERKASA FM

Comments