Saturday, February 17, 2018

Dlodo Terpecah Dua Management Wisata | Ekspedisi Segoro Kidul

PHTulungagung, Pantai Dlodo Merupakan Tujuan Berikutnya Ekspedisi Segoro Kidul, Pantai Dlodo ini terletak di dua desa yang besebelahan karena pantainya yang sangat luas, dan membentang dari timur kebarat, sekitar 6km, yaitu desa Panggungkalak Kecamatan Pucanglaban untuk wilayah timur dan Desa Rejosari Kecamatan Kalidawir untuk wilayah barat, Perjalanan kepantai dlodo ini sekitar 35km dari pusat kota tulungagung, untuk menuju ke pantai dlodo ini jalananya sudah cukup enak berbanding dengan pantai yang ada dipucanglaban sebelumnya, yang harus bejalan dari tempat parkir kebibir pantainya, namun di dlodo ini ada 2 cabang jalan untuk menuju bibir pantai, belok ke kiri atau ke arah timur untuk menuju ke wilayah desa panggungkalak - pucanglaban dan belok kekanan atau kebarat untuk masuk menuju rejosari - kalidawir, ada perbedaan management di dua wilayah ini jadi ketika kita masuk akan dikenakan tarif Rp.5.000,- per motor, namun ketika kita masuk ke area rejosari kita akan dikenakan biaya parkir lagi didesa panggungkalak, mungkin memang ada dua pengelolaan yang hasilnya untuk jalan menuju dua lokasi berbeda ini, namun tak jadi masalah lah, selama tidak merugikan sekali, karena kita bisa berjalan dan parkir ditempat parkir ketika kita pengen jalan-jalan di bibir pantai.

Namun cukup luas sekali pantai dlodo ini, mungkin jika kita kesana akan mengalami dehidrasi apalagi ketika siang hari yang sangat panas, maka jangan lupa membawa stock air minum untuk ditengah perjalanan teman teman sekalian dibibir pantai, bisa bawa dari rumah atau beli diwarung-warung yang pastinya harganya tidak sama ketika kita beli di daerah perkotaan, selisih sedikit laah berbanding dari harga konvensional, mungkin bisa dimaklumi karena membawa daganan ketempat jualanpun juga penuh perjuangan jalanya, jadi itung-itung kita juga memberikan rejeki kepada warga sekitar, namun tidak ada salahnya kita selalu waspada untuk bertanya didepan agar tidak ada oknum atau penjual yang nakal, setelah kita minum lalu harus membayar mahal sekali diatas harga wajar. 

Sesampai ditempat, ekspedisi segoro kidul yang dipimpin langsung oleh ketua divisi dan selalu didampingi ketua umum yang kebetulan juga memiliki hobby berpetualang dipantai segoro kidul kota tulungagung ini, teman-teman sekalian membicarakan tentang sesuatu yang akan dijalankan kedepanya, yaitu kegiatan kedepan dan rencana-rencana yang pastinya akan menambah asiknya perjalanan ekspedisi segoro kidul ini, tidak pernah lupa karena terus selalu diingatkan oleh ketua umum PHT untuk mengadakan kegiatan yang benar-benar positif dan bermanfaat oleh banyak orang, seperti bhakti sosial namun tidak serta merta kita melakukan kegiatan tersebut, ketua umum selalu menekankan agar kegiatan juga bisa membawa efek bagi pemuda pemudi sekitar untuk juga menjaga lingkungan agar tidak semakin kotor dengan sampah-sampah yang dibawa oleh pengunjung yang belum sadar.

Nah karena Dlodo ini cukup luas hamparan pasirnya, kamipun menyempatkan untuk jalan jalan dan bermain, dibibir pantai alih-alih menumbuhkan kembali permainan lama ketika kami masih kecil, kami bermain bersama pengunjung dihamparan pasir, dan sungguh memang sangat asik bila kita mengingat permainan masa kecil yang tidak mengenal gadget seperti anak jaman sekarang, setelah lelah bermain kamipun juga mempraktikan ilmu yang kami pelajari untuk belajar menjadi organisasi digital yang selalu membawa informasi yang akurat dan jelas dengan data, kamipun melakukan wawancara kepada beberapa pengunjung, tentang pantai dlododan juga sedikit menggali komentar tentang dunia club motor yang ada dan datang dilokasi wisata pantai dlodo ini.

Pantau terus Time Line Paguyuban Honda Tulungagung


Follow IG @ phtulungagung

Akun Official Kami : 
www.facebook.com/phtulungagung

Official Patner Kami :
www.facebook.com/motomideo
IG @motomideo #motomideo

2 comments:

lutfi wahyudy said...

Makasih infonya bro..
Sangat membantu sekali

Harian Tulungagung said...

sami-sami brooo

Comments