Friday, February 9, 2018

Panduan Wisata Kedung Tumpang - Tulungagung - Ekspedisi Segoro Kidul

PHTulungagung, Kedung Tumpang adalah destinasi wisata dikota tulungagung yang sempat menggegerkan netizen, jika dulu sebelum dibangun kedungtumpang sudah di Explore Rider Kartini Tulungagung, Project yang mengulas tuntas wisata tulungagung yang saat ini bergeser menjadi bahasan Kuliner, saat ini Ekspedisi Segoro Kidul akan mengulas tuntas perjalanan
mulai dari perjalanan hingga kondisi saat ini yang ada disana, dan saat ini kedung tumpang sedang didalam proses pengembangan, jika kami amati dari tahun ketahun perkembangan kedung tumpang ini tidak begitu signifikan, karena masih belum dikelola dengan bagus.

Naah Sebelum mengulas dalam tentang kedung tumpang, kita berikan arah arah untuk menuju kedung tumpang ini, Jika kita berangkat dari Terminal Gayatri atau Terminal Tulungagung, kita ambil arah ketimu, hingga nanti bertemu Pertigaan Pasar Ngunut, Melewati 3 Traficlight itu adalah pasar ngunut, dari pasar ngunut ambil arah selatan atau belok kanan sampai pertigaan pasar Panjer setelah itu belok kekiri atau ketimur, dan langsung ambil belokan kekanan atau keselatan lagi hingga bertemu tapal batas desa tenggong sampai bertemu pertigaan dan ambil arah barat untuk mengikuti jalan hingga bertemu pertigaan yang mengarah ke lok songo, ikuti arah lok songo hingga sampai pasar puser dan ambil jalan lurus kearah pantai molang, karena jalur pantai molang dan kedung tumpang ini searah, namun tidak ada tulisan petunjuk arah ke kedung tumpang, namun di pasar puser ada petunjuk arah untuk ke pantai molang, naah setelah menemui portal masuk kalian harus membayar Rp.5.000,- / orang, dan setelah itu kalian ambil jalan lurus saja, karena penjaga portal terkadang hanya menerima uangnya saja tanpa memberi pengarahan jalan yang kita tuju.

Setelah mengikuti jalur itu, ikuti saja jalur naik turun hutan jati, dan ada beberapa petunjuk arah yang kecil, dan jangan kawatir akan tersesat karena banyak warga yang berlalulalang disepanjang jalan, jadi beranikan diri untuk bertanya, karena warga pucanglaban adal
ah warga yang saangat ramah, setelah bertemu arah pertigaan yang akan memasuki area kedung tumpang kalian akan menemui jalan cor yang mengarah ke parkiran kedung tumpang, dan harap berhati-hati dan tetap menjaga kecepatan karena tidak semua jalan cor mulus, masih sebagian saja yang bagus, mendekati kedungtumpang jalan masih berlumpur jika hujan, masih tanah yang bisa membuat motor akan terpeleset jika tidak hati-hati, setelah meleweti jalan berlumpur dan makadam kalian akan memasuki area parkir kedung tumpang, disana kalian juga akan membayar parkir Rp.5.000,-/motor, naah yang harus kita patuhi bahwasanya dikedung tumpang itu dilarang membawa jeruk jika turun ke area kedung tumpangnya, mitosnya bilamana membawa jeruk jarang sekali orang yang membawa jeruk itu tidak kembali atau hilang tanpa kabar.

Nah setelah parkir kalian masih akan berjalan meniti bukit yang menurun ke area kedung tumpang, ada beberapa jalan alternatif dan beberapa jalur yang memang masih curam disediakan tali tambang oleh warga/pokdarwis di kedung tumpang, entah mengapa wisata ini ketika masuk berbayar namun kita jarang sekali menemui petunjuk arah yang bagus dan terlihat jelas agar tidak tersesat, bahkan wisatawan dari luar kota sering tersesat untuk menuju ke kedungtumpang, mungkin ini adalah PR besar bagi POKDARWIS dan Warga untuk menambah navigasi atau petunjuk arah agar tidak tersesat disaat perjalanan, karena ketika wisatawan luar memasuki area ini memang benar-benar sangat minim petunjuk arah, selain itu wisatawan atau pengunjung hanya tahu wisata ini berbayar, dan harusnya juga disediakan fasilitas umum yang benar-benar menunjang diarea wisata ini, mengingat kedung tumpang adalah destinasi wisata yang menjadi bahan pertimbangan wisatawan dari kuar kota, namun ketika kami survey 10 dari 15 narasumber kami ketika kami wawancara mengatakan enggan untuk kembali lagi.

Seberapa keseruan kami di Ekspedisi Segoro Kidul, bisa kalian saksikan video ini, perjalanan kami saat menuju ke kedung tumpang, minggu kemarin kami menjelajah Pantai Kelinci Kembar, Kedung Tumpang dan Pantai Pucang Sawit, namun karena faktor cuaca yang ekstrim bergonta gantinya, ada beberapa jalur yang tidak bisa kami lalui, sepertihalnya di pantai kelinci kembar dan pantai pucang sawit, semoga tulisan kami ini berkenan dan bermanfaat untuk kalian. jangan lupa tuliskan komentar kalian untuk kemajuan kami kedepanya.

Pantau terus Time Line Paguyuban Honda Tulungagung


Follow IG @ phtulungagung

Akun Official Kami : 
www.facebook.com/phtulungagung

Official Patner Kami :
www.facebook.com/motomideo
IG @motomideo #motomideo

2 comments:

Anonymous said...

Salam min... Monggo singgah kalau lewat puser... Rumah saya Puser, dekat dengan pasar...

Paguyuban Honda Tulungagung said...

Waaah siiap broo... @Atasaspal.com

Comments