Monday, March 13, 2017

Gelar Diskusi Aspirasi Member Episode #2 Praktisi Pariwisata Tulungagung

PHTulungagung, Sukses Ruang Aspirasi Episode #1 yang Membahas Sikap Terhadap Komunitas baru yang cenderung dengan Barisan Sakit Hati dari Club, didalam Suatu Komunitas seringkali terjadi perbedaan pendapat dan sering sekali para anggota ber adu argumentasi, hingga selalu pasti ada selisih paham, dan efeknya mereka yang tidak kuat dengan ego mereka pasti menyisihkan diri untuk berada diluar dan tatkala mendirikan komunitas baru yang cenderung menjadi perselisihan diantara personal yang membawa egonya tersebut.

Namun didalam Paguyuban Honda Tulungagung, Sudah dijelaskan dengan tegas, bahwa kita didalam berorganisasi atau berkomunitas tidaklah patut untuk membentuk suatu permusuhan didalam satu kota, karena asas yang selalu dijunjung adalah Guyub Rukun, pada Ruang Aspirasi Episode #1 Telah disepakati bahwa tidak menjadikan perbedaan pendapat dan komunitas menjadikan suatu permusuhan didalam satu kota maupun seluruhnya, agar tetap tertanam jiwa guyub dan rukun, kita harus selalu bekerjasama untuk membangun kota Tulungagung. "Kita tidak perlu menghiraukan steathment yang bisa menjadikan kita bermusuhan, namun kita harus selalu saling mendukung agar semua berjalan dengan baik dan sesuai dengan asas yang kita junjung" kutip perkataan dari notulen pertemuan tersebut.
Di Episode Ke #2 ini Paguyuban Honda Tulungagung, Sengaja Mendatangkan Praktisi Pariwisata Kota Tulungagung, dengan harapan menjadikan sinergy antar Komunitas/Club yang tergabung didalam Paguyuban Honda Tulungagung dengan stage holder yang ada di kota Tulungagung, 3 Praktisi Wisata yang kebetulan beliau-beliau adalah Pelaku Lapangan yang berada di Dinas Kebudayan dan Pariwisata, tentunya sudah tidak diragukan kembali kapabilitas beliau sebagai Narasumber untuk memberikan arahan kepada kita Komunitas untuk melakukan Kegiatan didalam Bidang Pariwisata.

Anggota Paguyuban Honda Tulungagung yang pastinya dominan Bikers, yang hobbynya banyak dijalan dan pastinya banyak aktifitas ditempat-tempat pariwisata dan yang sudah-sudah mereka melakukan kegiatan yang menyetuh area pariwisata, mulai dari kerja bhakti bersih pantai, bersih hutan, mengangkat pendidikan dan kesadaran masyarakat dan masih banyak lagi semua yang melingkupi area pariwisata, dengan diadakan diskusi ini diharapkan kegiatan kita didalam club/komunitas lebih ter arah dan lebih bermanfaat.

Kegiatan yang digagas oleh Ketua Baru kali ini memang lain daripada yang lain, dimana sebelum ini kita didalam club/komunitas merasa seperti momok dengan dinas terkait atau pihak kepolisian, namun dengan diadakan kegiatan ini, Ketua Paguyuban Honda Tulungagung yang akrab dipanggil Yoga Kuching ini menuturkan, "Awak e dewe Kudu Nguwongne, Supoyo awak e dewe di uwongne" kutip perbincangan dengan bahasa tulungagungan, yang artinya "Kita Harus Meng Orangkan, Agar Kita juga di Orangkan" dengan arti pemahaman kita harus saling menghargai untuk berkomunikasi kepada siapapun orangnya.



Pantau terus Time Line Paguyuban Honda Tulungagung


Follow IG @ phtulungagung

Akun Official Kami : 
www.facebook.com/phtulungagung

Official Patner Kami :
www.facebook.com/motomideo
IG @motomideo #motomideo

0 comments:

Comments